Arsip

Posts Tagged ‘persik’

Saktiawan Sinaga Cetak Hattrik

Supporter – Meski sempat tertinggal 1-0 dari tamunya Persela Lamongan, Persik Kediri berhasil mengejar ketertinggalan. Namun akhirnya, Macan Putih berhasil unggul 3-2.

Tiga gol Persik diciptakan oleh striker Saktiawan Sinaga dimenit ke-64, 68 dan 79. Sementara gol Laskar Joko Tingkir memperoleh gol keduanya pada menit ke-68 melalui tendangan Samsul Arif.

Sementara itu, usai membukukan tiga gol untuk timnya yang terancam degradasi, Saktiawan Sinaga harus ditandu keluar karena cidera. Pelatih Agus Yuwono akhirnya memasukkan Suswanto.

Kondisi kurang mengenakkan justru dialami Persela Lamongan, satu pemainnya diusir keluar oleh wasit dengan ganjaran kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Yongki Ariwibowo berada tipis galis pinalti. Unggul sementara 3-2, Persik terus melakukan penekanan. Hingga pertandingan berakhir, kedudukan tetap tidak berubah

Kategori:news Tag:,

Upaya Persikmania Selamatkan Persik Kediri

Supporter – Supporter Persikmania pagi ini melakukan aksi simpatik dengan melakukan penggalangan tanda tangan untuk Persik Kediri yang saat ini tengah terpuruk di kompetisi ISL, dua kali pergantian pelatih masih belum bisa membuat Macan Putih Bangkit, aksi tersebut di gelar di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Jl PK Bangsa Kota Kediri, Rabu (24/2/2010), mereka membentangkan kain berwarna putih agar Persikmania,masyarakat, dan yang peduli untuk membubuhkan tanda tangan sebagai wujud dukungannya.

Hendri Ego selaku Ketua Forum Komunikasi Suporter Persik (FKSP) mengungkapkan, penggalangan dukungan melalui tanda tangan seluruh persikmania dan para pengguna jalan, khususnya masyarakat Kota Kediri ini nantinya akan diserahkan langsung ke Ketua Umum (Ketum) Persik Kediri dr Samsul Ashar yang juga Walikota Kediri

Kegiatan tersebut di harapkan management mau mendengarkan aspirasi dari Persikmania dan Masyarakat untuk masa depan Persik di pentas Liga Super. Kegiatan tersebut di rencanakan dari pagi hingga sore hari sehingga di harapkan ke depan pengurus tidak memandang remeh Persikmania.

Adapun keinginan Persikmania adalah agar pengurus membeli pemain baru yang berkualitas dan berkompeten.Selamat berjuang Persikmania semoga usaha kalian bisa memberikan pemahaman kepada semua pihak bahwa supporter tidak bisa di pandang sebelah mata. Salam Damai Supporter Indonesia.

[Hendy Prima]

Prestasi Persik Merosot Persikmania Unjuk Rasa

Supporter – Puluhan warga Kota Kediri yang mengatasnamakan sebagai pendukung (suporter) kesebelasan Persik Kediri menuntut adanya perombakan kepengurusan manajemen Persik, termasuk pencopotan sejumlah pengurus.

Mereka menilai para pengurus yang menyebabkan prestasi kesebelasan berjuluk Macan Putih ini terus merosot. Penyampaian aspirasi ini sengaja dilakukan di Stadion Brawijaya Kota Kediri ditengah para pemain Persik yang sedang berlatih.

Di atas tribun penonton, selain membentangkan poster, massa berorasi bergantian.“Singkirkan Suryadi jika Persik ingin maju, “teriak para suporter. Suryadi yang dicaci maki suporter adalah mantan bendahara Persik yang kini dipercaya sebagai asisten manajer.

Suryadi dituding tidak kapabel pada jabatanya. Akibatnya system rekrutmen pemain amburadul dan formasli tim Persik diisi pemain yang tidak berkualitas dan tidak sesuai dengan harapan Persikmania.

“Persoalannya, semua bayaran pemain ini menggunakan uang rakyat. Jadi mereka tidak bisa bekerja seenaknya, “ujar Tego selaku kordinator aksi. Massa mendesak Wali Kota Kediri Samsul Ashar selaku Ketua Umum Persik untuk segera melakukan perombakan.

Kondisi pemain yang dibawah standar, serta tertinggal dari klub lain di Indonesia, bagi seorang Persikmania sangat memalukan. Apalagi Persik memiliki prestasi pernah juara umum Liga Indonesia dua kali berturut-turut. “Wali Kota harus segera mengambil tindakan sebelum kondisi kesebelasan ini semakin parah, “tegas Tego.

Meski tidak ditemui pengurus Persik, para suporter mendapat perhatian Pelatih Persik Agus Yuwono yang mengatakan berjanji akan bermain sebaik-baiknya untuk warga Kediri. “Kami akan berusaha sebisa mungkin menorehkan prestasi, “ujarnya singkat.

Menanggapi aspirasi suporter juru bicara Persik Nurmuhyar berjanji akan menyampaikan ke rapat evaluasi pengurus. Meski tidak menjamin tuntutan terpenuhi manajemen akan berusaha meminimalisir sejumlah pengurus yang memiliki resistensi tinggi bagi pemain dan publik Kediri. “Khususnya untuk Pak Suryadi yang disebut-sebut, kami akan meminta penjelasan tersendiri,”ujarnya.

Sementara secara terpisah Ketua Yayasan Suporter Persik Henri Ego menyatakan tetap setia mendukung Persik. Selain meluncurkan petisi Gerakan Satu Juta Selamatkan Persik dari Zona Degradasi di situs jejaring sosial facebook, Henri juga menggalang aspirasi di atas kain putih, yang selanjutnya diserahkan kepada Ketua Umum. “Isinya macam-macam. Bisa masukan, kritikan maupun hujatan. Semuanya akan kita tampung, “ujarnya. (msy)

Selalu Denda yang menjadi Solusi

Supporter – Pertandingan Persik Vs Persela, Rabu,24/2/10 besok merupakan salah satu larangan kedua bagi Persik menggelar laga Home tanpa adanya dukungan dari Persikmania, jika di laga sebelumnya adalah saat melawan Arema namun tidak di Brawijaya tetapi di Surajaya”Stadion Persela.red”. Alasan pertama adalah pihak Aparat setempat tidak memberikan ijin untuk menggelar laga di Kota Kediri, aparat menilai laga Vs Singo Edan rawan konflik, perlu di ketahui hubungan Aremania dan Persikmania memang tidak harmonis meskipun Antara Malang dan Kediri adalah tetangga yang berdempetan.

Persikmania terpaksa tidak bisa hadir di Brawijaya

Laga Usiran tersebut tentu membuat Panpel mengalami kerugian termasuk Persik sendiri yang harus menelan kekalahan atas Arema dengan Skor 0-1, laga kandang usiran yang ternyata di penuhi Aremania sedangkan untuk Persikmania mem-BoikoT laga tersebut dengan tidak datang ke Lamongan. Laga derbi Jatim itu juga menjadi pemecah kebuntuan Arema yang tidak pernah menang atas Persik.

Besok, Persik harus menjalani hukuman pertandingan tanpa penonton saat menjamu Persela Lamongan, di Stadion Brawijaya,

Hukuman laga tanpa penonton dijatuhkan Komisi Disiplin PSSI menyusul kasus melubernya penonton saat laga Persik melawan Persib Bandung pada dua pekan lalu.

“Komdis menilai panpel tidak sigap melaksanakan pertandingan saat melawan Persib Bandung, sehingga penonton meluber masuk hingga pinggir lapangan,” kata ketua panitia pelaksana pertandingan, Bambang Sumarjono, mengenai insiden yang menewaskan seorang pendukung Persik tersebut.

Selain laga tanpa penonton, Komdis PSSI juga menjatuhkan denda sebesar Rp25 juta kepada Persik.
Bambang mengatakan pihaknya tidak ingin disalahkan dengan membludaknya jumlah penonton yang hingga dua kali lipat dari kapasitas normal Stadion Brawijaya Kediri sekitar 15 ribu penonton.

Inilah kompetisi di Indonesia yang bernama ISL, Bangga mempunyai Supporter Banyak!tapi waspadalah karena itu bisa menjadi Bumerang  jika tidak sikap dan pandai meng-antisipasinya, meluber ke stadion bisa menyebabkan Panpel dan Manajemen keluar duit Jutaan hingga puluhan juta untuk memberi “PESANGON” ke PSSI.

Masalah melubernya penonton tidak terjadi pada Persik, team lain yang mempunyai fanatisme dan Supporter dengan jumlah banyak juga pernah mengalaminya, jika team tersebut tidak mendapat dana dari Plat Merah tidak masalah, jika iya?lagi-lagi uang Rakyat yang harus jadi korbannya dan Komdis PSSI yang semakin “GEMUK”mendapat dana Segar.

Apakah menurut kawan Supporter denda dan larangan tersebut menjadi solusi tepat untuk membuat Jera?saya rasa tidak!Semua orang berhak mendapat kesempatan memasuki Stadion untuk mendapat hiburan terlebih jika laga tersebut adalah laga berlabel BIG MATCH, laga Persik Vs Persela besok adalah Derbi Jatim, sangat di sayangkan jika pemasukan yang mesti di dapatkan Panpel dan Manajemen Persik harus tersendat.

Seharusnya PSSI bisa memberikan solusi, bukan denda dan larangan, ingat BUNG!Indonesia negara Domokrasi yang mempunyai hak untuk menyaksikan pertandingan tak perlu di bandingkan dengan Supporter team di luar negeri, saya rasa pendukung Persik dan team-team lain di Indonesia berimbang atau bahkan lebih banyak di bandingkan Supporter Madrid,MU atau team-team kelas atas.

Perlebaran/pemugaran Stadion memang mulai perlu di pikirkan ke depan, tidak hanya masalah rumput saja yang di bahas, Salam Damai Supporter Indonesia.

[Hendy Prima Satya]

Kategori:Editorial Tag:,

ISL : Jelang Persela Vs Persik

Supporter – Persik Kediri akan menjamu Persela Lamongan dalam lanjutan ISL putaran kedua di stadion Brawijaya pada Rabu,24 Februari 2010, dalam laga tersebut Macan Putih dalam kondisi labil setelah pada dua laga tandang gagal meraih point penuh atas Arema Indonesia dan Persema Malang.

Tidak hanya dua laga terakhir, empat laga sebelumnya Persik Kediri kalah secara beruntun, hal tersebut membuat posisi klasemen mereka terperosok di papan bawah dengan torehan 22 point, selama dua pekan terakhir Persik bermain secara beruntun karena itulah mereka mengalami kelelahan dan problem mental.

Sedangkan tamunya Laskar Joko Tingkir”Persela Lamongan” mempunyai jeda istirahat yang lebih panjang, meski demikian Pelatih Persela”Widodo C Putra”tidak menganggap remeh mereka, justru itulah momentum mereka “Persik.red” untuk kembali bangkit dan meraih point penuh di kandang dengan memanfaatkan dukungan Persikmania.

Dalam lawatan ke kandang Persik, Widodo membawa sebanyak 18 pemain terbaiknya, termasuk lima pemain asingnya yakni Martin Zada, Fabiano, Franco Hita, Ham Hyeong Kyu, dan Tomorida Komoaki.

Tiga nama pemain asing terakhir merupakan rekrutan baru Persela di awal putaran kedua, tapi hanya Tomorida Komoaki yang belum pernah dimainkan oleh Widodo.

“Semua pemain punya kesempatan sama untuk diturunkan, termasuk pemain asing. Tinggal saya lihat kondisinya, siapa yang paling siap,” tegas mantan asisten pelatih tim nasional itu.

Menurut Widodo, kekuatan Persik tetap harus diwaspadai, kendati dalam enam pertandingan terakhir mengalami keterpurukan.

“Saya yakin mereka akan bangkit dan ingin merebut kemenangan. Karena itu, saya mengingatkan anak-anak untuk tetap fokus dan tidak meremehkan lawan,” tambah Widodo.

Setelah kehilangan kesempatan menambah angka akibat ditahan imbang Persijap Jepara 2-2, motivasi pemain Persela untuk mengejar kemenangan di kandang Persik cukup tinggi.

[Hendy&Antara]

Kategori:news Tag:,

Persela sikat Persik 3-1

Supporter – Persela Lamongan masih susah kalah di kandang. Di hadapan 12 ribu suporter fanatiknya di Stadion Surajaya, La­mongan, malam malam(10/1), Fabiano dkk me­ngalahkan Persik Kediri dengan skor 3-1 (1-0).

Gol kemenangan Laskar Joko Tingkir -julukan Persela- disumbangkan Jimi Suparno pada menit ke-19, Dicky Firasat 71, Baca selengkapnya…

Kategori:Headline Tag:,

Masa-masa sulit Persik Kediri

Supporter – Pernah di plot team bertabur bintang, namun kondisi itu seakan sirna pada ISL musim 2009-2010 Tampaknya, tahun 2010 menjadi perjalanan berat bagi Persik Kediri. Untuk tahun 2010 Persik di jatah  Rp 7 miliar. Padahal sebelumnya, baik melalui dana hibah APBD maupun perubahan anggaran keuangan (PAK), Persik menerima total Rp 17,5 miliar.

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Kediri, Yudi Ayubchan, mengatakan, berdasarkan pengajuan, pihak Panitia Anggaran (Panggar) tidak memotong maupun menambah jumlah anggaran hibah untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), yakni sebesar Rp 9,5 miliar. “Kemudian, untuk sejumlah cabang olahraga yang lain Rp 2,5 miliar dan Persik mendapat kucuran Rp 7 miliar,” ujarnya, Selasa (29/12).

Saat disinggung tidak ada penambahan maupun pengurangan dalam pengajuan RAPBD, politisi Partai Demokrat (PD) ini enggan menjelaskan lebih detail. “Pokoknya anggaran yang diajukan sebesar itu, ya kami langsung setujui,” katanya.

Sementara itu Walikota Kediri Samsul Ashar mengatakan, memang ada penurunan anggaran untuk Persik. Dengan begitu, Persik akan benar-benar menjadi klub sepakbola profesional dengan tidak selalu mengandalkan APBD. “Salah satu di antaranya, Ketua Umum tidak perlu digaji seperti tahun-tahun lalu,” kata Samsul yang juga Ketua Umum Persik Kediri.

Terkait dengan proposal yang telah diajukan ke PT Gudang Garam (GG) beberapa waktu lalu, Samsul mengaku belum mendapatkan respon. “Sejauh ini belum ada tanggapan, tapi kami optimistis akan ada tanggapan,” katanya.

Kondisi keuangan yang tidak stabil tentu saja akan berpengaruh pada perjalanan suatu team, terakhir pada 10 Januari Persik Kediri harus menyerah 1-3 atas tuan rumah Persela Lamongan, kondisi yang berat dimana pada laga berikutnya Persik Harus menjamu Arema di Kota Lamongan, karena pihak keamanan Kota Kediri tidak mengijinkan laga antara tuam Rumah Macan Putih Vs Singo Edan berlaga di Brawijaya, bisa di bayangkan betapa kondisi yang tidak stabil harus rela pergi dari rumah sendiri.

Laporan: Arif Kurniawan

Kategori:news Tag:
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 36 pengikut lainnya.