Arsip

Archive for the ‘Piala Asia’ Category

Timnas Tersingkir di kandang sendiri

Supporter – Timnas Indonesia gagal tampil di putaran final Piala Asia 2011 setelah kalah 1-2 (1-1) melawan Oman pada laga penyisihan grup B di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Rabu malam.

Dengan hasil ini Indonesia tetap menempati juru kunci klasemen dengan tiga poin, sedang Oman membuka peluang lolos ke babak selanjutnya dengan tujuh poin. Kuwait dan Australia juga sudah mengumpulkan tujuh poin.

Babak pertama, pelatih Indonesia Benny Dolo memasang kiper Markus dan tiga penyerang, yakni Boas Sallosa, Bambang Pamungkas, dan Budi Sudarsono dengan pertahanan dimotori Charis Yulianto.

Sementara Oman yang ditangani pelatih Claude le Roy menurunkan kiper Ali Al Habsi dan di lini depan ada Al Hosni dan Ismail.

Di awal babak pertama, Indonesia mendapat tekanan dari permainan dari kaki ke kaki pemain Oman.

Menit 13, pemain Oman melancarkan tendangan jarak jauh namun dapat diantisipasi kiper Markus. Satu serangan balik Indonesia namun belum menekan pertahanan Oman yang dikawal kiper Al Habsi.

Oman yang mendominasi permainan akhirnya lewat tandukan Bait Doorbeen Fawzi mencetak gol pertama di menit 31 setelah mendapat umpan matang dari bola tendangan bebas Ahmed Hadid. Tendangan bola mati ini harus dilaksanakan dua kali karena tendangan pertama tidak sah.

Menit 36, pelatih Benny Dollo memasukkan TA Musafri menggantikan Budi Sudarsono. Masuknya Musafri mencoba mendobrak pertahanan Oman. Satu tandukkan Bambang dari tendangan pojok masih terlalu lemah dan dapat diamankan kiper Al Habsi.

Indonesia berhasil menyamakan kedudukan setelah Boas Sallosa lepas dari kawalan pemain belakang Oman dan menggetarkan gawang Oman yang dikawal Al Habsi. Kedudukan 1-1 hingga berakhir babak pertama.

Babak kedua, Indonesia kembali kebobolan setelah gerakan Ismail Sulaiman memperbesar gol. Kedudukan 2-1 untuk Oman.

Menit 64, Oman mulai mengubah formasi dengan memasukkan penyerang Hashim Saleh. Sementara Indonesia memasukkan M Robi dan Hariono.

Satu bola terobosan kembali ke Boas namun belum mengarah ke gawang Oman. Serangan-serangan Indonesia dengan mudah dipatahkan.

Pertandingan sempat dikacaukan dengan masuknya seorang penonton sehingga mengganggu permainan di “injury time”. Pria itu langsung diamankan pihak keamanan. Kedudukan tak berubah 2-1 untuk Oman.

Dalam pertandingan ini wasit Saleh asal Malaysia mengeluarkan tiga kartu kuning untuk Charis dan Boaz serta Fawzi dari Oman.(antara)

Categories: Piala Asia Tag:

Andi Mallarangeng minta Timnas peroleh kemenangan

Supporter – Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora) Andi Mallarangeng mendukung tim nasional Indonesia yang akan berlaga di Pra Piala Asia 2011 malam ini melawan Oman.

Di sela-sela kunjungannya di Sekolah Olahraga Ragunan, Jakarta, mantan jurubicara kepresidenan itu berharap Bambang Pamungkas dan kawan-kawan mampu menunjukkan semangatnya dalam pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

“Timnas harus menang dan menghindari posisi juru kunci. Meski peluang tipis kita harus menunjukkan semangat untuk menang. Yang kita butuhkan sekali lagi adalah semangat,” ujarnya.

Saat ini Indonesia memang berada di posisi empat klasemen dan menjadi juru kunci dengan meraih tiga poin hasil dari tiga kali seri dan sekali kalah.

Dengan posisi tersebut Indonesia memang memiliki kans yang tipis untuk lolos ke putaran final Piala Asia 2011 di Qatar. Namun jika dua laga terakhir dapat dimenangkan dan Australia mampu menekuk Kuwait di laga Pra Piala Asia pada hari ini di Kuwait City, Indonesia berpeluang tampil untuk kali kelima di Piala Asia.

Pelatih Benny Dollo pun sudah menyatakan keinginannya untuk bermain menyerang demi meraih tiga poin di laga kandang terakhir ini.

The TED video could not be loaded.

Sumber : inilah.com

Categories: Piala Asia Tag:

Sisi Kanan Timnas di incar Oman

Supporter – Indonesia akan kehilangan bek kanan, Ismed Sofyan saat bertemu Oman dalam lanjutan Pra Piala Asia (PPA) 2011, Rabu 6 Januari 2010. Kondisi ini akan dimanfaatkan oleh tim tamu saat melancarkan serangan.

Sama halnya dengan Indonesia, Oman juga membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke putaran final Piala Asia 2011. Pasalnya, saat ini Oman baru mengantongi 4 poin dari 4 laga. Sedangkan dua tim teratas: Australia dan Kuwait sudah mengantongi 7 poin.

Claude Le Roy kepada wartawan di Hotel Sultan, Selasa  5 Januari 2010 mengatakan, timnya sangat antusias menghadapi duel kontra Indonesia. Karena itu, dirinya telah menyiapkan strategi jitu untuk meredam kecepatan pemain-pemain Indonesia.

Namun, Le Roy tidak ingin membocorkannya ke publik. “Strategi yang akan saya gunakan untuk melawan Indonesia bukan untuk konsumsi wartawan. Strategi hanya untuk pemain-pemain saya,” kata Le Roy.

Meski demikiain, Le Roy menilai absennya Ismed Sofyan memberikan keuntungan tersendiri bagi timnya. “Pemain nomor 14 (Ismed Sofyan) sangat bagus. Namun, dia tidak main dan saya melihat ada peluang untuk menyerang dari sisi itu. Soal level psikologis kedua tim akan sama, dan pada laga nanti akan terjadi adu teknik,” kata Le Roy.

Di mata Le Roy, pemain-pemain Indonesia lainnya juga punya kualitas yang tak kalah dari timnya. Beberapa pemain seperti Boaz Solossa, Firman Utina dan Bambang Pamungkas menurutnya punya kecepatan yang cukup merepotkan barisan pertahanan timnya.

“Saya tidak tahu kalau Ponaryo (Astaman) bisa tampil atau tidak. Namun, bagi saya dia merupakan seorang playmaker yang bagus,” lanjut Le Roy.

“Ini adalah pertandingan yang sangat penting bagi kami. Dan kami telah siap untuk menghadapinya,” pungkas Le Roy.

• VIVAnews

Categories: Piala Asia Tag:

Timnas Perlu kemenangan

Supporter – Menempati dasar klasemen sementara Grup B dengan koleksi 3 poin dari 4 laga.Indonesia harus meraih kemenangan untuk tetap menjaga peluang menuju putaran final Piala Asia 2011.Saat di lansir redaksi Benny Dollo di Hotel Sultan, Senayan Jakarta, Selasa 5 Januari 2010, mengatakan akan melakukan sedikit perubahan terhadap penampilan timnya. Strategi ini berisiko Indonesia kebobolan banyak gol.

“Pertandingan besok sangat menentukan untuk lolos ke putaran selanjutnya,” kata Benny.

“Ada sedikit perubahan yang akan kami lakukan. Kami tidak punya pilihan lagi. Kalau kalah ya kalah banyak, tapi kalau menang, kemungkinan juga akan menang besar,” kata Bendol.

Indonesia memang sempat menahan imbang tuan rumah Oman 0-0 pada duel perdana PPA 2011, 19 Januari 2009. Namun, pertandingan ini tentu bukan patokan karena saat itu Oman tidak dalam kondisi full team dan kelelahan usai menjaurai Piala Teluk.

Masalah Kebugaran

Bendol juga sadar dengan kondisi ini. Menurutnya, secara individu pemain Indonesia masih di bawah Oman. Karena itu, untuk mengimbangi permainan pasukan Claude Re Roy, Bendol meminta pemainnya untuk tampil kolektif.

“Ada perbedaan kualitas individu antara pemain kami dan Oman. Apalagi, postur tubuh mereka jauh di atas rata-rata. Karena itu kami akan bergerak secara tim,” kata Bendol.

Merah Putih masih bermasalah dengan kebugaran beberapa pemainnya. Kondisi paling parah dialami Isnan Ali. Pemain Sriwijaya FC itu masih berkutat dengan cedera hamstring dan belum bisa berlatih secara normal.

Tak hanya itu, Indonesia juga tidak akan diperkuat oleh dua pilar inti, yakni Maman Abdurahman dan Ismed Sofyan. Maman absen karena akumulasi kartu kuning, sedangkan Ismed tak bisa main karena menerima kartu merah saat lawan Kuwait.

“Kami masih melihat kondisi terakhirnya hingga latihan malam ini. Sedangkan untuk pengganti Maman dan Ismed, kami sudah punya pemain lain yang tak kalah kualitasnya,” pungkas Bendol.

[Viva/redaksi]

Categories: Piala Asia Tag:

Timnas Indonesia Kalah dari Africa Selection

Supporter – Timnas Indonesia mengirimkan sinyal buruk enam hari menjelang pertandingan Pra Piala Asia melawan Oman. Dalam partai latih tanding melawan tim Africa Selection, Kamis, 31 Desember 2009, pasukan Benny Dolo kalah 1-2.

Pada pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno itu, gawang Indonesia jebol oleh Sadiso di menit ke-20 dan Christian Bakatal pada menit ke-58. Indonesia hanya mampu memperkecil ketinggalan lewat Bambang Pamungkas pada menit 75.

Pada pertandingan ini, kedua tim sepakat untuk main dalam tiga babak. Masing-masing babak berdurasi 30 menit.

Pasukan Indonesia sempat kesulitan mengembangkan permainan. Pasalnya lawan bermain cukup keras dan sempat memancing emosi Bambang dan kawan-kawan.
Di babak ketiga, Indonesia baru mulai menemukan ritme permainan dan beberapa kali mengancam gawang lawan. Sayang hanya Bambang yang bisa menjebol jala lawan.

Di pertandingan ini Benny Dolo menurunkan di antaranya Markus Horison, Ferry Rotinsulu, Nova Arianto, Isnan Alim, M Nasuha, Hariono, Firman Utina, M Ilham, Bambang Pamungkas, Saktiawan Saniaga, Eka Ramdani dan Syamsul Cherudin.

[VIVANEWS]

Categories: Piala Asia Tag:,

Budigol Siap berikan yang terbaik

Supporter – Mantan pemain Sriwijaya FC yang kini memperkuat maung Bandung Budi Sudarsono atau biasa di panggil Budigol siap memberikan permainan terbaiknya dalam lanjutan Kualifikasi Piala Asia 2011 group B malam nanti di Gelora Bung Karno saat team garuda melawan Timnas Kuwait, Budi Sudarsono mengaku gembira kembali mendapat kepercayaan untuk memperkuat timnas senior, kendati sempat terpinggirkan dari pelatnas menjelang laga melawan Kuwait akhir pekan kemarin.

Ujung tombak Persib Bandung ini dipanggil pelatih Benny Dollo, untuk mengantisipasi kemungkinan Boaz Salossa absen di laga nanti malam. Selain itu, Adanya Budi juga membuat Bendol, sapaan Benny yakin bisa lebih terbuka dalam bermain, dengan menerapkan strategi menyerang.

“Saya sudah siap membela Merah Putih. Saya akan memberikan yang terbaik buat negara. Saya juga tidak akan egois, dan memberikan kesempatan kepada teman-teman yang mempunyai peluang mencetak gol,” tegas Budi.

Budi mengungkapkan, ia juga akan siap diturunkan Persib Bandung dalam pertandingan Superliga Indonesia 2009/10 melawan Pelita Jaya pada akhir pekan ini, atau tiga hari setelah memperkuat timnas senior.

[Hendy/Goal]

Categories: Piala Asia Tag:, ,

Timnas u-19 bermodalkan motifasi dan konsentrasi

afc u19

Supporter - Suntikan motivasi dari pelatih dan konsentrasi sepanjang pertandingan jadi kunci kemenangan Indonesia saat mengalahkan Cina Taipei 6-0, Kamis (12/11) di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Hal itu diungkapkan oleh pencetak dua gol Indonesia ke gawang Cina Taipei, Alan Martha.

“ Pasca dua kekalahan kemarin, kami sudah bertekad untuk tidak lagi menanggung malu. Pelatih memberikan suntikan motivasi yang besar kepada kami sehingga bisa tampil dengan semangat tinggi,” kata Alan Martha yang langsung diamini oleh Syamsir Alam.

Pelatih Cesar Payovich tak menampik hal tersebut. Dari awal, ia menganggap tak ada masalah lagi di sisi teknis. Konsentrasi dan mental bertanding yang kurang adalah faktor yang dibenahinya dalam dua hari jeda pertandingan, kemarin.

“ Selain konsentrasi penuh sepanjang pertandingan, Syamsir Alam dkk juga bisa bermain lebih sabar. Sebelum pertandingan, saya instruksikan untuk lebih banyak bermain bola bawah dan melakukan pressing ketat saat kehilangan bola. Intinya, bermain mudah/simple,” ungkap Cesar Payovich.

u19menbanner

Cesar menambahkan, pergerakan efektif duet striker Alan Martha dan Syamsir Alam menjadi kunci sukses timnya dalam membongkar pertahanan lawan. Namun, keduanya belum tentu bakal dipasang kembali dalam laga selanjutnya menghadapi Australia.

Permainan Syamsir Alam dkk sendiri akan tetap dievaluasi oleh Cesar. Pria asal Uruguay ini tak ingin pula terburu-buru menentukan starting line-up saat menghadapi Australia, Sabtu (14/11).

“ Alan Martha bermain sangat bagus. Walau masih berusia 17 tahun, ia membuktikan bisa menghadapi pemain yang lebih tua usianya. Namun, untuk menghadapi Australia, riskan dirinya diturunkan sejak awal. Apalagi bek Australia memiliki postur yang sangat tinggi,” papar Cesar dalam sesi jumpa pers usai laga Indonesia vs Cina Taipei.

[pssi-football]

Categories: Piala Asia Tag:,

Akhirnya Timnas U-19 Bisa membantai

alangol11Supporter – Timnas U-19 Indonesia meraih poin pertamanya dalam Grup F AFC U19 Championship 2010 Qualifiers. Tim asuhan pelatih Cesar Payovich ini menang telak 6-0 atas Cina Taipei di laga ketiga yang berlangsung Kamis (12/11) di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Cesar Payovich melakukan perubahan besar dalam komposisi pemain yang diturunkan kali ini, terutama di sektor belakang. Ferdiansyah dan Taji Prasetyo mengisi pos yang biasa diisi Syaifudin dan Yerico Cristiantoko. Posisi penjaga gawang pun dipercayakan kepada Tri Windu Anggono. Di lini tengah tak mengalami perubahan, kecuali dipasangnya Sedek Sanaki. Sedangkan lini depan diisi oleh duet Alan Martha dan Syamsir Alam.

Indonesia sudah menekan tim Cina Taipei sejak awal pertandingan. Pada menit ke 6, sebuah umpan melalui kepala dari Syamsir Alam berhasil diteruskan dengan tendangan kaki kiri Alan Martha. Syamsir Alam menggandakan keunggulan Indonesi menjadi 2-0 pada menit ke-20 setelah menaklukkan kiper lawan lewat sepakan terukurnya dari jarak 17 meter. Bola melengkung dari Syamsir tak mampu dijangkau Pan Wen Chieh.

Tiga menit berselang, Ferdiansyah berhasil membobol gawang Pan Wen Chieh melalui sundulan memanfaatkan sepak pojok dari sisi kiri. Hingga pertandingan babak pertama usai, skor tetap tidak berubah 3-0.

Pada babak kedua, Indonesia tidak menurunkan tekanan. Baru tiga menit berjalan, Syamsir Alam mencetak gol keduanya pada pertandingan ini. Kapten tim Indonesia ini menjebol gawang Cina Taipei melalui sundulan memanfaatkan umpan terukur dari Alan Martha dari sisi kanan pertahanan lawan.

Tak mau kalah dengan tandemnya, Alan Martha kembali mencetak gol keduanya, sekaligus mengubah kedudukan menjadi 5-0 pada menit ke-57. Gol tersebut tercipta berkat aksi individu Alan Martha yang melewati pemain belakang Cina Taipei sebelum menaklukkan kipper lawan dari sudut sempit. Pesta gol kemenangan Indonesia ditutup oleh gol jarak jauh yang diciptakan oleh Feri Firmansyah menit ke-67.

Hingga pertandingan usai skor tetap tidak berubah, 6-0 untuk kemenangan Indonesia. Dengan hasil ini, posisi Indonesia di klasemen sementara naik ke peringkat empat. (asp)

Skuad Indonesia:

Kiper : Tri Windu Anggono

Belakang : Ferdiansyah, Taji Prasetyo, M Zainal, Alfin Ismail

Tengah : Feri Firmansyah, Abdul Rahman (Novri Setiawan), Rizky Sanjaya, Sedek Sanaki (Vava Mario)

Depan : Alan Martha (Yandi Sofyan), Syamsir Alam (c)
Klasemen Grup F

No

Negara

M

M

S

K

GM

Gk

Nilai

1

Jepang

2

2

0

0

11

0

6

2

Australia

2

2

0

0

7

1

6

3

Singapura

2

1

0

1

2

2

3

4

Hong Kong

2

1

0

1

3

4

3

5

Indonesia

2

1

0

2

6

8

3

6

Cina Taipei

3

0

0

3

0

14

0

Jadwal & Hasil Pertandingan Grup F Kualifikasi Piala Asia U-19 2010

Match Day 1, Sabtu, 7 November 2009
Indonesia vs Singapura (0-1)
Jepang vs Cina Taipei (4-0)
Australia vs Hong Kong (3-1)

Match Day 2, Senin, 9 November 2009
Jepang vs Indonesia (7-0)
Singapura vs Hong Kong (1-2)
Cina Taipei vs Australia (0-4)

Match Day 3, Kamis, 12 November 2009
Cina Taipei vs Indonesia (0-6)
Australia vs Singapura
Hong Kong vs Jepang

Match Day 4, Sabtu, 14 November 2009
Singapura vs Jepang, Hong Kong vs Cina Taipei, Indonesia vs Australia

Match Day 5, Selasa, 17 November 2009
Australia vs Jepang, Hong Kong vs Indonesia, Cina Taipei vs Singapura

[pssi-football]

Categories: Piala Asia Tag:,

Masih ada peluang Untuk meraih Kemenangan

Foto : Vivanews

Foto : Vivanews

Supporter – Kendati mengalami kekalahan saat laga uji coba melawan Singapura, namun Tim Nasional Senior Indonesia dimungkinkan mampu mengalahkan Kuwait. Guna meraih kemenangan tersebut, ada dua kunci utama yang perlu diterapkan pada pemain, semangat nasionalisme dan serangan agresif ke daerah pertahanan lawan.

Pernyataan ini seperti disampaikan pengamat sepakbola nasional, Parlin Siagian di Medan. Menurut dia, timnas Indonesia diharapkan bisa tampil mengejutkan untuk mencuri poin saat berhadapan dengan Kuwait (14/11) pada lanjutan babak kualifikasi Piala Asia 2011 di Etihad Stadium.

“Kemenangan timnas melwan Kuwait sangat menentukan langkah Indonesia ke depan di Piala Asia,” katanya. Namun yang perlu diingat, jelas Parlin, Indonesia berada di Grup B bersama Australia, Oman dan Kuwait yang ketiganya pernah lolos menjadi peserta Piala Dunia.

Parlin menegaskan, timnas harus bermain dengan landasan jiwa nasionalis yang tinggi. “Jika hal ini bisa dilakukan secara maksimal, bukan tidak mungkin timnas bisa mengalahkan Kuwait,” katanya sembari menegaskan, timnas perlu mewaspadai gerak pemain Kuwait yang lebih berpengalaman.

Untuk dapat meraih poin saat melawan Kuwait, kata Parlin, timnas harus tampil agresif menyerang jantung pertahanan lawan. Jika hal ini dilakukan secara intensif, lanjut dia, tidak menutupkemungkinan bagi timnas untuk membobol gawang musuh.

Menyoal laga uji coba melawan Singapura, menurut Parlin, kekalahan Indonesia 1-3 bukan merupakan masalah serius yang harus diskapi timnas. Pasalnya, kata dia, laga tersebut hanya sekadar ajang pemanasan bagi timnas.

(sat) kirimkan berita anda ke [supporter@asia.com]

Categories: news, Piala Asia Tag:,

Taiwan Takhluk atas Australia [PA]

afc u-19Supporter – Taiwan akhirnya takluk kepada Australia 4-0 (0-0) meski sempat tampil luar biasa dengan mengimbangi permainan sepanjang babak pertama pertandingan Piala Asia U-19 Grup F yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Selasa.

Gol kemenangan Australia dicetak dalam tempo dua menit pada babak kedua melalui Eli Babal menit ke-68, 80, Dylan Jhon McGowan menit ke-70 dan gol dari titik penalti oleh Steven Peter pada menit 89.

Meski kalah, penampilan Taiwan berbeda dengan saat dikalahkan Jepang pada laga perdananya dua hari lalu. Tim yang dimotori kapten tim Kao Chun Hung itu tampil lebih lugas dan berani bermain terbuka.

Tim Australia dibuat frustrasi sepanjang babak pertama karena mendapat perlawanan dari lawannya yang di atas kertas kurang diunggulkan dibanding tim berkostum kuning hijau itu.

Pertandingan yang dipimpin wasit Mashentsev Dmitry dari Kyrgystan itu berlangsung ketat dalam tempo cepat meski diguyur hujan. Hingga 45 menit pertama kedudukan imbang 0-0.

Memasuki babak kedua, Tim Australia langsung mengurung pertahanan Taiwan yang memperkuat barisan pertahananya.

Lima hingga enam pemain Taiwan tak segan-segan membentengi gawang yang dikawal Pan Wen Chieh. Kiper bernomor punggung 22 tercatat melakukan tiga kali penyelamatan gemilang memblok tembakan Thomas Oar dan Kareem Bulut.

Aliran bola Australia dari sektor sayap melalui Thomas Oar dan Duko Koffi Apiah berhasil mementahkan pertahanan Taiwan.

Masuknya James Robert menggantikan Kareem Bulut di kubu Autralia membawa perubahan di di lini depan. Lewat sebuah serangan balik, Australia mampu menuntaskan kebuntuan dengan mencetak dua gol sekaligus dalam tempo dua menit.

Umpan tarik Ben Katarovski dimanfaatkan oleh Eli Babal untuk merobek gawang Taiwan menit ke-68. Dua menit kemudian, giliran pemain belakang Dylan Jhon McGowan membobol gawang Pan Wen Chieh sehingga mengubah kedudukan Australia menjadi 2-0.
Serbuan sporadis membuat kubu Taiwan kehilangan konsentrasi dan penurunan stamina yang cukup signifikan, sebaliknya Australia makin memegang kendali permainan.

Babal sempat membobol gawang Taiwan pada menit ke-79, namun wasit menyatakan pemain itu dalam posisi “offside”. Namun semenit kemudian, lewat aksi individu mampu membobol gawang Taiwan dari sudut sempit. Kemenangan Australia dimantapkan Steven Peter Lustica melalui titik putih penalti menit ke-69 sekaligus memantapkan kemenangan timnya menjadi 4-0.

Susunan pemain:
Taiwan: Pan Wen Chieh (kiper), Yang Hui Jie/, Fu Yung Chin, Lin Tzu Yin, Lee Jiang Liang, Ling Chang Lun, Kao Chun Hung, Chen Hao Wei, Lin Chang Fa, Tseng Chih Wei/ Wen Chih Hao, Cheng Sung Nan. Pelatih: Lin Yu Lung.

Australia: Mark Brigithi (kiper), Nikola Stanijevic, Dylan Jhon McGowan, Sam Justin Galagher, Ryan Bert Grant, Ben Kantarovski, Duke Kofi Apiah Danning, Steven Peter Lustica, Thomas Oar, Klimnt Taseki/ Eli Babal J, Karem Bulut. Pelatih: Johanes Martinus Maria Versleijen.*

[antara]

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.