Arsip

Archive for the ‘Tribun’ Category

LCA : Laga Beda Kelas,Changchun Vs Persipura 9-0

Supporter – Langkah Persipura Jayapura di Liga Champions semakin berat. Di matchday kedua, tim Mutiara Hitam dibantai sembilan gol tanpa balas oleh tim China, Changchun Yatai. Laga antara Persipura kontra Changchun digelar di Changchun City Stadium, Selasa (9/3/2010) petang waktu setempat. Read more…

Categories: Tribun Tag:, ,

Timnas Indonesia Punya Pelatih Baru

Supporter – Timnas Indonesia punya pelatih baru sebagai pengganti Benny Dollo setelah PSSI resmi menunjuk pelatih asal Austria, Alfred Riedl. Mantan pelatih timnas Laos itu diberi kepercayaan penuh untuk menangani dua timnas sekaligus yaitu timnas senior dan U-23.

Alfred Riedl, pelatih baru Timnas Indonesia

“Sebelumnya ada dua pelatih yang memiliki peluang untuk menjadi pelatih timnas. Namun pelatih yang direkomendasikan oleh KNVB (Federasi Sepak Bola Belanda red) akan diplot sebagai Direktur Teknik,” kata Sekjen PSSI Nugraha Besoes.

Menurut dia, pelatih yang direkomendasikan oleh KNVB adalah Ruud Kroll. Pelatih itu sebelumnya telah melatih di beberapa klub di Afrika termasuk Mesir.

“Target yang dibebankan pada pelatih baru adalah sukses pada SEA Games tahun depan,” kata Besoes.

Salah satu target yang dibebankan kepada Riedl adalah sukses di SEA Games 2011. Namun sebelum SEA Games ada beberapa pertandingan internasional diantaranya HUT PSSI, Piala Kemerdekaan, dan kualifikasi Piala Dunia 2014.

Mampukah Riedl menjawab tantangan PSSI dan mengangkat prestasi timnas Merah Putih yang terus merosot dalam satu dekade terakhir? Kita tunggu saja. (teks: Antara, foto: Daylife)

Categories: Tribun Tag:

AFC : Persiwa Kandas atas tamunya VB Sport Maldives

Supporter – Persiwa Wamena harus mengakui keunggulan tamunya asal Maladewa, VB Sport Maldives di ajang AFC Cup grup G. Bermain di Stadion Gajayana, Malang, Persiwa kalah dengan skor 2-3.

Unggul lebih dulu pada menit ke-10 oleh Lewis Eric Weeks, tim tamu berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke 52 melalui Ashfaq Ali. Persiwa kembali unggul setelah Foday Boakay berhasil menceploskan bola pada menit ke-63.

Tapi sayangnya, keunggulan Persiwa tidak berlangsung lama. Sebab satu menit kemudian, giliran Maldives yang berhasil mencuri gol lewat Abdul Gani. Puncaknya memasuki menit-menit akhir, tim tamu memastikan kemenangan setelah Ali Umar berhasil menjebol gawang Persiwa pada menit ke-88.

Kekalahan ini, diakui pelatih Persiwa, Zaenal Abidin akibat timnya kurang beruntung. “”Kita memang sengaja memainkan bola dari bawah langsung ke tengah jantung pertahanan lawan tanpa memanfaatkan lebar lapangan. Ini strategi kita karena anak-anak kalah dari segi postur pemain. Tapi itu tadi, kita kurang beruntung. Padahal dari segi permainan dan skill, kita lebih bagus,” terangnya usai pertandingan.

Hal ini pun juga diakui pelatih Maldives, Bahtiyar Can Vanli asal Turki bahwa ketiga gol anak asuhannya pada babak dua karena faktor keberuntungan. “Persiwa bermain cukup bagus. Mereka sangat cepat dan lugas. Tapi sayang, mereka sering kedodoran di belakang yang bisa kita manfaatkan,” ujarnya.

Tak ayal, lanjutnya, kemenangan ini adalah modal berharga untuk pertandingan selanjutnya saat Maldives bermain di kandang sendiri. “Poin ini akan menjadi modal berharga bagi kami saat main di Maladewa nanti,” pungkasnya.

Categories: news, Tribun Tag:,

AFC Cup : Saatnya pemain Lokal Persiwa Unjuk Gigi

Supporter – Persiwa Wamena secara penuh mengandalkan pemain lokal dalam laga home Asian Football Club (AFC) 2010 melawan V.B Maldiev (Maladewa) digelar di Stadion Gajayana, Malang, Rabu (24/2/2010), sore.

Hal ini disampaikan Pelatih Persiwa Wamena Zainul Arifin saat jumpa pers di Hotel Tugu, Malang, Selasa (23/2/2010), siang.

“Untuk pertandingan besok (nanti) kami mengandalkan pemain lokal. Kami yakin dapat mengimbangi permainan lawan,” jelasnya.

Diungkapkan Zainel, pilihan memakai pemain lokal merupakan permintaan manajemen, bahwa anak-anak Papua yang bertalenta bisa diandalkan sekaligus diberi kesempatan untuk bertanding di kompetisi level Asia ini.

“Kami yakin anak-anak mempunyai motivasi tinggi untuk menghadapi tim asal Maladewa ini. Hanya kekurangan mungkin pada mentalitas,” ungkapnya.

Padatnya jadwal pertandingan Persiwa membuat Zainul meminta para pemain cepat dalam melakukan pemulihan stamina.

Sampai saat ini, aku Zainul, Persiwa belum mengetahui kekuatan lawan. Kendati demikian, tim asuhannya akan berusaha keras bermain bagus untuk memanfaatkan pertandingan kandang ini.

Secara terpisah Bahtiyar Can Vanli Pelatih V.B Maldiev menuturkan, tim debutannya akan memenangi pertandingan, dengan didukung materi pemain V.B mayoritas pemain nasional.

Selain itu, secara tidak langsung klub dua kali mengikuti AFC Cup ini mempelajari materi dan permainan Persiwa. “Kami tahu Persiwa dari rekaman DVD dan informasi dari seorang teman. Namun, itu belum dapat mengetahui secara menyeluruh kemampuan Persiwa,” kata pelatih asal Turki itu.

Mengikuti laga AFC Cup 2010, V.B Maldiev telah mempersiapkan diri sejak enam sampai delapan minggu yang lalu. “Tim kami sangat solid itu terbukti dengan track record mengikuti kompetisi lokal yang bagus. Kami akan bermain maksimal,” tegas Bahtiyar.

Persiwa dan V.B Madiev berada di Grup F bersama South China (Hong Kong) dan Muang Thong United (Thailand).

Categories: Papua Mania, Tribun Tag:

AFC : Sriwijaya FC siap Ladeni Victory SC

Supporter – Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan menyatakan, dirinya telah menyiapkan strategi untuk mengantisipasi umpan lambung yang menjadi ciri khas permainan Victory SC di laga perdana Grup F Piala AFC di Stadion Nasional, Male, Maladewa, hari ini.

Menurut RD, sapaan Rahmad, ia telah mempelajari permainan Victory SC berdasarkan duel tim tersebut ketika menghadapi PSMS Medan di ajang yang sama pada musim lalu. Kendati pengamatannya berdasarkan performa musim lalu, RD memperkirakan gaya permainan Victory SC tidak mengalami perubahan drastis.

“Victroy mempunyai pemain depan dengan postur tubuh jangkung, dan mereka selalu mengandalkan permainan dengan umpan lambung ke jantung pertahanan lawan. Karena itu, saya sudah menyiapkan strategi sekaligus pemain untuk berduel di udara dengan striker Victory SC,” ujar RD.

“Kami harus percaya diri di pertandingan ini, karena kami punya pengalaman bermain di Liga Champions Asia musim lalu. Tapi kami harus bekerja keras untuk lolos ke babak berikutnya. Saya pikir, pemain sudah tidak terlalu asing lagi dengan kompetisi internasional.”

RD menambahkan, hasil yang diperoleh pada pertandingan perdana ini akan sangat penting bagi perjalanan tim selanjutnya. Karena itu, RD meminta seluruh pemain yang dibawa ke kandang runner-up musim lalu tersebut memiliki semangat berlipat untuk meraih hasil terbaik, meski bermain di kandang lawan.

Categories: Tribun Tag:,

Wasit Purwanto yang Pernah Kontroversi,kini jadi Narasumber

Supporter – Di akhir karirnya sebagai wasit Profesional, wasit Purwanto pria asal Kediri dinilai sebagai wasit kontroversial karena pada laga terakhir yang ia pimpin saat laga Final antara Sriwijaya FC dan Persipura Jayapura ia menuai hujatan dan protes dari para pemain dan official Persipura.

Kini menjelang laga Liga Champion Asia, team Persipura mengajaknya untuk berdamai dan mengundang Purwanto untuk menjadi pembicara untuk membahas mengenai peraturan pertandingan pada Minggu 21 Februari 2010 lalu. Wasit yang dianggap menjadi biang keladi kekalahan Persipura di final Copa Indonesia 2009 itu menjadi narasumber selama dua jam bagi pemain-pemain Persipura.

“Sambutan anak-anak cukup luar biasa. Mereka menanyakan banyak hal kepada Purwanto. Meski demikian, saya sadar waktu dua jam ini tidak akan dapat langsung mengubah sikap para pemain. Setidaknya butuh waktu 2-3 bulan untuk menyadarkan mereka,” kata Jacksen.

Persipura akan mewakili Indonesia di Liga Champions Asia (LCA) 2010. Pada pertandingan perdana Grup F, Persipura vs Jeounbuk Motors, Selasa 23 Februari 2010.

Menurut Pelatih Persipura, Jacksen Ferreira Tiago dalam jumpa pers, timnya tak ingin sekadar tampil pada LCA kali ini. Karena itu, pihaknya telah melakukan persiapan yang matang baik dari sisi teknis maupun non teknis.

Salah satu yang menjadi perhatian Jacksen adalah soal perwasitan. “Pemain di Liga Indonesia sering melakukan protes yang berlebihan kepada wasit. Ini bukan salah mereka, namun sistem yang ada yang membuat mereka seperti itu,” kata Jacksen di ruangan VIP Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

“Sikap seperti ini tentu saja sangat merugikan, terutama dalam event-event internasional seperti LCA. Karena itu jelang pertandingan lawan Jenbouk, kami sengaja membuka satu sesi mengenai wasit,” tambahnya.

[hendy]

Categories: Tribun Tag:,

LCA : Jelang Persipura Vs Jeonbuk Motors

Supporter – Jeonbuk akan dijamu juara bertahan Liga Super Indonesia (ISL), Persipura Jayapura dalam laga perdana Grup F Liga Champions Asia (LCA). Duel ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan Jakarta, Selasa 23 Februari 2010.

Juara Liga Korea Selatan (K-League), Jeonbuk Motors telah tiba di Jakarta sejak Sabtu 20 Februari 2010. Namun, tim asal Negeri Ginseng itu datang dengan kekuatan yang tidak maksimal.
Menurut Manajer Jeonbuk, Choi Kang-Hee, dalam lawatannya kali ini timnya hanya menyertakan lima pilar utama dari 18 pemain yang dibawa ke Indonesia. Pilar lokal diwakili oleh duo striker Kim Seung-Yeon dan Lee Gwang-Jae, plus penjaga gawang Kwon Sun Tae.

Lalu, dua pilar asing yakni bomber berpaspor Brasil, Luiz Henrique dan pemain asal Kroasia, Krunoslav Lovrek. The Greens justru menyimpan Lee Dong-Gook, striker utama yang juga anggota timnas Korea Selatan.

“Kami hanya membawa pemain lapis kedua. Sebab, pemain inti harus fokus di Liga,” kata Choi saat mendampingi timnya berlatih di lapangan timnas.

“Waktu persiapan prakompetisi sudah pendek. Tapi, pemain yang dibawa ke sini tetap yang terbaik. Kami juga ingin menang di sini,” tambahnya.

Categories: news, Tribun Tag:

Sriwijaya FC:Bawa 18 Pemain dalam lawatan ke Maladewa

Supporter – Sriwijaya FC akan memboyong 18 pemain ke Maladewa untuk menjalani babak penyisihan melawan Victory Maldives SC pada babak penyisihan Asian Football Confederation (AFC) Cup 2010.  jajaran pelatih dan para pemain Laskar Wong Kito bertolak ke Maladewa kemaren Minggu, 21 Februari 2010.

Sriwijaya FC akan menghadapi Maldives SC pada Selasa, 23 Februari 2010 di Maladewa.

Asisten Manajer Sriwijaya FC, Jamaluddin mengatakan, dari 18 pemain yang dibawa, dua di antaranya adalah penjaga gawang Ferry Rotinsulu dan Hendro Kartiko. Kemudian, tujuh pemain belakang, Bobby Satria, Charis Yulianto, AA Ngurah Wahyu Trisnajaya, Ambrizal, Isnan Ali, Slamet Riyadi dan M Nasuha.

Sementara pemain tengah yang disertakan adalah Ponaryo Astaman, Zah Rahan Krangar, Tony Sucipto, Arif Suyono, Alamsyah Nasutian. Empat pemain depan Sriwijaya FC yang berangkat ke Maladewa, yakni Mustafa Aji, Rahmat Rivai, Keith Kayamba Gumbs, Anoure Obiora Richard.

Ada empat pemain Sriwijaya FC yang tidak diikutkan dalam rombongan, yaitu Precious Emuerejaye (pemain belakang), Cristian Worabay (pemain belakang), Oktavianus (gelandang), Amirul Mukminin (striker) dan Andritany (penjaga gawang).

“Precious tidak dibawa karena memang tidak didaftarkan di AFC, mengingat kompetisi di AFC Cup hanya mengizinkan memakai tiga pemain asing. Jadi, Rahmad Darmawan (pelatih Sriwijaya FC) memilih Zah Rahan, Kayamba dan Obiora,” kata Jamaluddin.

Tidak disertakannya Oktavianus, kata dia, karena gelandang tim ini tengah mengalami cedera hamstring, sedangkan Andritany dan Amirul tidak dibawa karena disesuaikan dengan kebutuhan tim. “Cristian Worabay terkena hukuman akumulasi kartu kuning, sehingga dilarang tampil dalam satu pertandingan,” katanya.

Categories: Singa Mania, Tribun Tag:

Liga Champion Asia : Persipura main di GBK

Supporter – Persipura Jayapura akan menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta untuk menjamu lawan-lawannya dalam kompetisi Liga Champion Asia (LCA).”Kami telah dihubungi PT Liga Indonesia terkait dengan rencana Persipura menggunakan GBK untuk pertandingan Liga Champion,” kata Direktur Pembangunan dan Pengembangan Usaha (PPU) GBK M Nigara di Jakarta, Senin (11/1). Read more…

Categories: Tribun Tag:,

Timnas Tersingkir di kandang sendiri

Supporter – Timnas Indonesia gagal tampil di putaran final Piala Asia 2011 setelah kalah 1-2 (1-1) melawan Oman pada laga penyisihan grup B di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Rabu malam.

Dengan hasil ini Indonesia tetap menempati juru kunci klasemen dengan tiga poin, sedang Oman membuka peluang lolos ke babak selanjutnya dengan tujuh poin. Kuwait dan Australia juga sudah mengumpulkan tujuh poin.

Babak pertama, pelatih Indonesia Benny Dolo memasang kiper Markus dan tiga penyerang, yakni Boas Sallosa, Bambang Pamungkas, dan Budi Sudarsono dengan pertahanan dimotori Charis Yulianto.

Sementara Oman yang ditangani pelatih Claude le Roy menurunkan kiper Ali Al Habsi dan di lini depan ada Al Hosni dan Ismail.

Di awal babak pertama, Indonesia mendapat tekanan dari permainan dari kaki ke kaki pemain Oman.

Menit 13, pemain Oman melancarkan tendangan jarak jauh namun dapat diantisipasi kiper Markus. Satu serangan balik Indonesia namun belum menekan pertahanan Oman yang dikawal kiper Al Habsi.

Oman yang mendominasi permainan akhirnya lewat tandukan Bait Doorbeen Fawzi mencetak gol pertama di menit 31 setelah mendapat umpan matang dari bola tendangan bebas Ahmed Hadid. Tendangan bola mati ini harus dilaksanakan dua kali karena tendangan pertama tidak sah.

Menit 36, pelatih Benny Dollo memasukkan TA Musafri menggantikan Budi Sudarsono. Masuknya Musafri mencoba mendobrak pertahanan Oman. Satu tandukkan Bambang dari tendangan pojok masih terlalu lemah dan dapat diamankan kiper Al Habsi.

Indonesia berhasil menyamakan kedudukan setelah Boas Sallosa lepas dari kawalan pemain belakang Oman dan menggetarkan gawang Oman yang dikawal Al Habsi. Kedudukan 1-1 hingga berakhir babak pertama.

Babak kedua, Indonesia kembali kebobolan setelah gerakan Ismail Sulaiman memperbesar gol. Kedudukan 2-1 untuk Oman.

Menit 64, Oman mulai mengubah formasi dengan memasukkan penyerang Hashim Saleh. Sementara Indonesia memasukkan M Robi dan Hariono.

Satu bola terobosan kembali ke Boas namun belum mengarah ke gawang Oman. Serangan-serangan Indonesia dengan mudah dipatahkan.

Pertandingan sempat dikacaukan dengan masuknya seorang penonton sehingga mengganggu permainan di “injury time”. Pria itu langsung diamankan pihak keamanan. Kedudukan tak berubah 2-1 untuk Oman.

Dalam pertandingan ini wasit Saleh asal Malaysia mengeluarkan tiga kartu kuning untuk Charis dan Boaz serta Fawzi dari Oman.(antara)

Categories: Piala Asia Tag:
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.